Home Artikel IMTAQ Khutbah Jumat 08

Khutbah Jumat 08

E-mail Print PDF

KHUTBAH JUMAT

 

الحمد لله الحَمْدُ لله رَبِ العَالَمِين وَالصَلاةُ وَالسَلامُ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا خَاتَمَ النَبِيِّن بِالقَاسِم مُحَمَّد إِبْنِ عَبْدِ الله .وَعَلَى اَلِهِ الطَيِّبِينَ الطَاهِرِين وَصَحبِهِ المُنْتََجِبِين . وَعَلَى جَمِيعِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِين وَالشُهَدَاءِ وَالصَالِحِين وَ المُجَاهِدِينَ فِي سَبِي لله . مُنْذُ أَدَم إِلَى قِيَامِ يوم الدِين . اشهدان لااله الاّ الله وحده لاشريك له واشهد انّ سيّدنا محمّدا عبده ورسوله  , اَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللهِ اُوْصِيْكُمْ وَ إِيَايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ .

  
Ma’asyirol muslimin sidang jumat jamaah masjid ASSA’ADAH  yang berbahagia,.....             Rasanya tak habis-habisnya kita mesti bersyukur kepada Allah, karena dari limpahan rahmat dan karuniaNya, hingga kini kita tetap bertahan menjaga keimanan kita sebagai tingkat nikmat yang paling tinggi. Syahadatpun harus selalu kita benahi, biar lebih mendekati makna yang hakiki. Sanjungan shalawat kita sampaikan kepada Baginda Rasul, ujung tombak pembawa pelita kehidupan.

Selanjutnya… jamaah Jum’at yang berbahagia.

Dari mimbar ini pula saya serukan kepada diri saya pribadi, umumnya kepada para jamaah sekalian untuk selalu menjaga, mempertahankan dan terus berupaya meningkatkan nilai-nilai taqwa, hanya dengan taqwalah kita selamat di hari pengadilanNya.

 

Ma’asyirol muslimin sidang jumat yang berbahagia,

Ilmu, telah menjadi perbincangan dari waktu ke waktu, bahkan ilmu telah menjadi simbol kemajuan dan kejayaan suatu bangsa. Hampir tak ada suatu bangsa dinilai maju kecuali di sana ada ketinggian ilmu. Hingga hampir menjadi kesepakatan setiap jawara bangsa, bila ingin maju harus berkiblat kepada negeri yang tinggi ilmunya. Jadilah bangku-bangku sekolah didoktrin dengan kurikulum negara maju. Akan tetapi sayang seribu kali sayang, sikap ambisi meraup dan mengimport ilmu ini berlaku hanya pada masalah duniawi. Bahkan pikiran sebagian besar kaum muslimin pun tak jauh berbeda dengan kaum sekulernya. Yang lebih memprihatinkan lagi, sebagian da’i yang mempertengkarkan tentang cap intelektual muslim pun justru menuding kolot terhadap orang yang tekun mempelajari agamanya karena terfitnah oleh kilauan dunia. Bukankah kita pernah mendengar wasiat Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib Radhiallaahu anhu :

اِرْتَحَلَتِ الدُّنْيَا مُدْبِرَةً وَارْتَحَلَتِ اْلآخِرَةُ مُقْبِلَةً وَلِكُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا بَنُوْنٌ، فَكُوْنُوْا مِنْ أَبْنَاءِ اْلآخِرَةِ وَلاَ تَكُوْنُوْا مِنْ أَبْنَاِء الدُّنْيَا، فَإِنَّ الْيَوْمَ عَمَلٌ وَلاَ حِسَابٌ وَغَدًا حِسَابٌ وَلاَ عَمَلٌ.

Dunia akan pergi berlalu, dan akhirat akan datang menjelang, dan keduanya mempunyai anak-anak. Maka jadilah kalian anak-anak akhirat dan jangan menjadi anak-anak dunia. Sesungguhnya pada hari ini hanya ada amal tanpa hisab (perhitungan), dan besok hanya ada hisab (perhitungan) tanpa amal.” (HR. Al-Bukhari secara mu’allaq).

Akankah kita membekali diri kita bagaikan si buta di tengah rimba belantara tak tahu apa yang akan menimpanya. Padahal bahaya itu sebuah kepastian yang telah tersedia.

 

Jamaah Jum’at yang mulia.

Akankah kita bergelimang dalam kebodohan, padahal kebodohan adalah lambang kejumudan. Lalu, tidakkah kita ingin sukses dan jaya di negeri akhirat nanti. Lalu apa yang menghalangi kita untuk segera meraup ilmu dien (agama), sebagaimana kita berambisi meraup ketinggian ilmu dunia karena tergambar suksesnya masa depan kita?

 

Allah berfirman dalam Surat Al-Mujadalah ayat 11,

 $pkš‰r'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#þqãZtB#uä #sŒÎ) Ÿ@ŠÏ% öNä3s9 (#qßs¡¡xÿs? †Îû ħÎ=»yfyJø9$# (#qßs|¡øù$$sù Ëx|¡øÿtƒ ª!$# öNä3s9 ( #sŒÎ)ur Ÿ@ŠÏ% (#râ“à±S$# (#râ“à±S$$sù Æìsùötƒ ª!$# tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä öNä3ZÏB tûïÏ%©!$#ur (#qè?ré& zOù=Ïèø9$# ;M»y_u‘yŠ 4 ª!$#ur $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ׎Î7yz ÇÊÊÈ  

11. Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

 

Khalifah Ali bin Abi Thalib mengatakan bahwa ada sepuluh kelebihan ilmu dibanding harta, yaitu:

1. Ilmu adalah warisan para nabi, sedangkan harta adalah warisan dari Fir’aun, Qarun, dan lain-lain.

2. Ilmu selalu menjaga orang yang mempunyainya, sedangkan harta dijaga oleh orang yang mempunyainya.

3. Orang yang berilmu banyak mempunyai teman, sedangkan orang yang berharta mempunyai banyak lawan.

4. Ilmu apabila diberikan kepada orang lain akan bertambah sedangkan harta bila diberikan akan berkurang.

5. Ilmuwan sering dipanggil alim, ulama, dan lain-lain. Sedangkan hartawan sering dipanggil bakhil, kikir, dan lain-lain.

6. Pemilik ilmu akan menerima syafaat pada hari kiamat, sedangkan pemilik harta dimintai pertanggungjawabannya.

7. Ilmu apabila disimpan tidak akan habis, sedangkan harta bila disimpan akan usang dan lapuk.

8. Ilmu tidak usah dijaga dari kejahatan, sedangkan harta selalu dijaga dari kejahatan.

9. Ilmu tidak memerlukan tempat, sementara harta memerlukan tempat.

10. Ilmu akan menyinari hati hingga menjadi terang dan tenteram, sedangkan harta akan mengeraskan hati.

 

Menurut Surat Al-Mujadalah ayat 11 tadi, Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa tingkat. Oleh karenanya Allah menyuruh manusia berpikir menggali ilmu pengetahuan, membentuk majelis ta’lim, membaca ayat-ayat Allah, baik ayat yang tertulis maupun yang tercipta yaitu segala sesuatu yang diciptakan Allah misalnya langit, bumi, gunung, bintang, dll.

Nasihat yang disampaikan Imam Ali menegaskan kepada kita bahwa ilmu lebih mulia dari pada harta, dalam mencari harta kita boleh jadi merugi, akan tetapi sejauh mana pun kita mencari ilmu tidak akan pernah ada istilah merugi.

Iqra’ bismirobbikalladzii khalaq, (bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan), surat Al-‘Alaq ayat 1 memerintahkan kepada kita untuk membaca ayat-ayat Allah, memerintahkan kita untuk mencari ilmu, hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim, baik itu ilmu agama atau pun ilmu pengetahuan. Ilmu juga akan menambah keimanan kita, semakin dalam ilmu yang kita gali maka akan semakin bertambah pula keimanan kita.

 

 

Ma’asyirol muslimin sidang jumat yang berbahagia,

 

Sebuah penemuan besar di abad ini bahwa seluruh alam raya ini yang terdiri dari langit, bumi, bintang, galaksi, semuanya diciptakan Allah dari suatu titik tunggal yang sangat kecil tetapi mempunyai kepadatan tak terbatas. Karena sangat kecilnya titik ini, ilmu pengetahuan menggambarkannya dengan konsep ketiadaan. Kemudian para ilmuwan meyakini bahwa titik tunggal ini diledakkan, melemparkan semua material ke segala arah dan terciptalah suatu sistem alam semesta ini yang terdiri dari bumi, bintang dan seluruh galaksi. Ini adalah teori terakhir tentang terciptanya alam semesta yang diyakini oleh para ilmuwan. Dan sebenarnya, teori yang diyakini ini telah disebutkan Allah di dalam Al-Qur’an surat Al-Anbiya ayat 30 yang artinya,

óOs9urr& ttƒ tûïÏ%©!$# (#ÿrãxÿx. ¨br& ÏNºuq»yJ¡¡9$# uÚö‘F{$#ur $tFtR%Ÿ2 $Z)ø?u‘ $yJßg»oYø)tFxÿsù ( $oYù=yèy_ur z`ÏB Ïä!$yJø9$# ¨@ä. >äóÓx« @cÓyr ( Ÿxsùr& tbqãZÏB÷sムÇÌÉÈ  

30. dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?

 

Dalam ayat ini disebutkan bahwa awal-mulanya langit dan bumi adalah dari sesuatu yang padu, padu di sini artinya adalah satu titik tunggal yang telah diyakini sebagai asal muasal alam semesta. Kemudian Allah memisahkan antara keduanya (yaitu langit dan bumi), maksudnya dipisahkannya masing-masing bagian dari suatu yang padu ini oleh suatu ledakan dahsyat melemparkan material-material menjadi bintang, bumi, dan langit sebagai ruang kosong di antaranya.

 

Ma’asyirol muslimin sidang jumat yang berbahagia,

 

Allah berfirman dalam surat Ali-Imran 191,

tûïÏ%©!$# tbrãä.õ‹tƒ ©!$# $VJ»uŠÏ% #YŠqãèè%ur 4’n?tãur öNÎgÎ/qãZã_ tbr㍤6xÿtGtƒur ’Îû È,ù=yz ÏNºuq»uK¡¡9$# ÇÚö‘F{$#ur $uZ­/u‘ $tB |Mø)n=yz #x‹»yd WxÏÜ»t/ y7oY»ysö6ߙ $oYÉ)sù z>#x‹tã ͑$¨Z9$# ÇÊÒÊÈ  

191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka.

 

Ma’asyirol muslimin sidang jumat yang berbahagia,

 

Itulah point-point penting yang bisa kita nukilkan, semoga menjadi pendorong semangat bagi orang yang ingin menggali ilmu lebih dalam lagi. Karena saat ini umat islam sangat jauh tertinggal oleh umat lainnya. Hal ini disebabkan masih adanya perebedaan penafsiran dalm menggali ilmu, karena masih ada umat islam yang memisahkan antara ilmu agama dan umum, padahal ilmu umum/ilmu pengetahuan itu juga bagian dari ibadah kita dan upaya mendekatkan diri kita kepada ALLAH.

Dr. Basuni Imamuddin M.A. pengarang kamus Bahasa Arab Kontemporer mengatakan bahwa ternyata ayat Al Qur’an yang berkenaan dengan fiqih hanya 25%, sedang 75% lainnya adalah ayat yang berkenaan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kalau kita kilas balik menuju sejarah, ternyata umat islam memiliki masa keemasan peradaban dan ilmu pengetahuan pada abad pertengahan, disini akan sedikit kami kupas beberapa tokoh penoreh sejarah ilmu pengetahuan dunia.

 

a.    Kitab Ibnu Sina tentang ilmu kedokteran yang berjudul Qanun At Thibb diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris Canon of Medichine, yang juga diterjemahkan ke dalam bahasa latin abad ke-12, menjadi buku pedoman yang dipelajari oleh sekolah-sekolah Eropa sampai abad ke-17.

b.    Ibnu Nafis pakar bidang anatomi menjadi dasar dari ilmu kedokteran modern.

c.    Al Biruni telah mengetahui bahwa bumi berotasi pada sumbunya 600 tahun sebelum hal ini diungkap oleh Galileo. Al Biruni juga orang yang menghitung lingkar bumi 700 tahun sebelum Newton.

d.    Ali Kushchu, ilmuwan abad ke-15 adalah orang yang pertama kali membuat peta di bulan.

e.    Tsabit Ibn Qurrah (Tebit), hidup abad ke9, adalah orang yang menemukan kalkulus deferensial berabad-abad sebelum Newton.

f.     Abul Wafa Al Buzjani, orang yang memperkenalkan tangen-kotangen, sekon-kosekon dalam ilmu trigonometri untuk pertama kalinya.

g.    Al Kindi telah mengenalkan ilmu fisika relatif dan teori relativitas 1100 tahun sebelum Enstein.

h.    Al Magribi menemukan teori persamaan, yang kini di kenal sebagai segitiga paskal, 600 tahun sebelum Pascal menyatakan bahwa itu adalah teorinya.

i.      Ali Ibn Abbas adalah dokter yang petama kali melakukan operasi bedah kangker.

j.      Ibn Al Jirr pada abad yang sama memperkenalkan metode perawatan penyakit lepra.

 

            Dan masih banyak lagi ilmuwan  yang tidak di sebutkan disini yang juga memiliki andil besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Mereka adalah orang-orang yang berani mengungkap ayat-ayat Allah yang berada di jagat raya ini untuk kepentingan umat manusia, dan dalam rangka menambah dan memperteguh kepercayaan mereka terhadap seuatu disana yang Maha Cerdas lagi Maha Mengatur.

Ma’asyirol muslimin sidang jumat yang berbahagia,

 

             Mudah-mudahan di hari jumat yang mulia  ini  ALLAH SWT  mengabulkan doa dan hajat kita semua, dan juga mudah-mudahan ALLAH memberikan persatuan kepada umat islam serta menghancurkan dan menggagalkan semua konspirasi dan propaganda musuh-musuh islam baik yang dari dalam dan luar terhadapa upaya memecah belah umat. dan mudah-mudahan ALLAH memberikan kesabaran dan ketabahan didalam mengalami musibah ini ….amin..amin..ya robbal alamin….

 

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْاَنِ الْعَظِيْم. وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنَ الأَ يَاتِ وَالذِكْرِ الْحَكِيم. وَتَقَبَّلَ مِنِّّي وَ مِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَمِيْعُ الْعَلِيم. اَقُوْلُ قَوْلِى هَذَا وَاَسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمِ لِي وَلَكُمْ. وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ.وَالْمُؤمِنِيْنَ وَالْمُؤمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الْرَّحِيْم....

 

 

 

 

 

 

 

خطبة عيد (ke 2)

الحَمْدُ للهِ حَقَّ حَمْدِهْ , وَاَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ سَهَادَةَ عَبْدِهْ , وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الوَفُّي بِعَهْدِهْ , وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ مِنْ بَعْدِهْ , اُوْصِيْكُمْ عِبَادَاللهِ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى الله ْ, فَإِنَّهَا سِعَارُ المُؤْمِنِيْن , وَدِثَارُ المُتَّقِيْن , وَوَصِيَّةُ اللهِ فِيْكُمْ أَجْمَعِيْن. وَاْعلَمُوْا اَنَّ الله َتَعَالَى اَمَرَكُمْ اَمْرًا عَمِيْمًا , وَبَدَأَ بِنَفْسِهْ تَعْظِيْمًا , وَقََالَ جَلَّ جَلاَ لُهُ عَلِيْمًا , اِنَّ الله وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَبِى. يَا اَيُّهَا الذِيْنَ اَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ,فَأَجِيْبُوْا عِبَادَ الله ْ, اِلَى مَا دَعَاكُمْ اِلَيْهِ , وَصَلُّوْا مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ , الَلَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَحْمَةْ , الَلَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ شَفِيْعِ الأُمَّةْ ,  الَلَّهُمَّ اَرْضَ عَنْ اَوَّلِ مَنِ اسْتَحَقَّ مِنْ بَعْدِهِ بِااخِلاَفَةِ بِالْتَحْقِيْق , خَلِيْفَةُ رَسُوْلِ اللهِ سَيِّدِنَا أَبِي بَكْرٍنِ الصِدِّيْقِ , وَعَنْ حَلِيْفِ الْمِحْرَابْ سَيِّدِناَ عُمَرْ بْنُ الخَطَّابْ , وَعَنْ مَنِ اشْتَحْيَتِ مِنْهُ مَلاَئِكَةُ الرَّحْمَنْ , سَيِّدِنَا عُثْمًانُ ابْنُ عَفَّانْ , وَعَنْ اَسَدِ اللهِ الغَالِبْ , اَمِيْرُ المُؤْمِنِيْن سَيِّدِنَا عَلِي بْنُ اَبِي طَالِبْ , وَعَنْ السِتَّةِ البَرَرَةْ , الْذِيْنَ هُمْ تَمَامُ العَشَرَةْ , وَعَمَّنْ بَايَعَ نَبِيِّكَ تَحْتَ الشَّجَرَةْ , وَعَنْ الزَّهْرَاءِ البَتُوْلْ , فَاطِمَةَ بِنْتِ الرَسُوْلْ , وَعَنْ السَّيِّدَيْن الشَّهِدَيْن الكَرِيْمَيْن , اَبِي مُحَمَّدِ الحَسَنِ وَاَبِي عَبْدِ اللهِ الحُسَيْن , وَعَنْ الإِمَامَيْن المُطَهَّرَيْن مِنَ الرِّجْسَ وَالأَدْنَاسْ , اَبِي عِمَاقِ الحَمْزَةِ وَاَبِي الفَضْلِ العَبَّاسْ , وَعَنْ اَصْحَابِ نَبِيِّكَ وَاَهْلِ بَيْتِهِ اَجْمَعِيْن , وَاَزْوَاجِهِ الطَاهَرَاتِ اُمَّهَاتِ المُؤْمِنِيْن , وَعَنِ التَبِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانِ اِلَى يَوْمِ الدِّيِنَ , وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْن, اَلَلَّهُمَّ اَرْحَمِ الخُلَفَاءِ المُتَقَدِّمِيْن , وَالأَئِمَّةِ المَاضِيْن , وَالعُلَمَاءِ الرَشِيْدِيْن , وَاغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْن وَالمُؤْمِنَاتْ , وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتْ , اَلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالاَمْوَاتْ , رَبَّنَا اِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الْدَعْوَاتْ , اَللَّهُمَّ اَعِزَّ الاِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْن , اللّهمّ انصُر جيوشَ المسلمين فى ( فلسطين و عرق) اللّهمّ ارحم الشهداء الصالحين فى سائر البلدان المسلمين اجمعين. اللّهمّ دمّر اعداء الدّين. اللّهمّ دمّر اليهوديّين و المنافقين, وَيَسَّرْ مَقَاصِدَ هُمْ فِيْمَا التَمَسُوْهُ لإِصْلاَحِ اُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ , وَاجْعَلْ عَلَيْهِمْ وَافِيَةً مِنْكَ وَارِدِيْنَ وَصَادِرِيْنَ , اَللَّهُمَّ انْصُرْ مَنْ نَصَرَ دِيْنَ مُحَمَّدٍ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ , وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ دِيْنَ مُحَمَّدٍ وَلاَ تَجْعَلْنَا مِنْهُمْ , اَللَّهُمَّ اكْتُبِ السَّلاَمَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى جَمِيْعِ الحُجَّاجِ وَالغُزَاةِ وَالمُسَا فِرِيْنَ مِنْ اُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَجْمَعِيْن , رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَلاِخْوَنِنَا الذِّيِنَ سَبَقُوْنَا بِالإِيْمَانِ وَلاَتَجْعَلْ فِي قُلُوْبِنَا غِلاَ لِلَّذِيْنَ اَمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَءُوْفُ رَحِيْم__عِبَادَاللهِ..

اِنَّ الله َيَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِذِى القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالمُنْكَرِ وَالبَغْيِ يَعِظُّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ , فَاذْكُرُوُالله َالعَظِيْمَ يَذْكُرُكُمْ , وَاشْكُرُوُهُ مِنْ فَضْلِهِ يَزِدْكُمْ وَادُعُوْهُ سْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُاللهِ اَكْبَر






Last Updated ( Friday, 06 August 2010 09:50 )  

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday64
mod_vvisit_counterYesterday145
mod_vvisit_counterThis week279
mod_vvisit_counterLast week668

Today: Jun 27, 2017

Who's Online

We have 76 guests online

Hijriah Date

Tuesday, 27 June 2017  
2. Syawwal 1438